Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Dia’ Category

Diam

Diam itu begitu dingin, sungguh dingin, dingin yang tak menyejukan. Entah dalam paragraf keberapa bibir ini khilaf berucap.

Gadis kecil dari bollywood itu pernah bilang: “tahukah kamu, orang yang menyakiti itu lebih sakit dari yang disakiti”.

… jujur pada diri sendiri, akan membuatmu jujur pada Alloh. Jujurlah, sebab dengan jujur akan membuat masalah menjadi masa lalu.

(lebih…)

Read Full Post »

… Gadis itu tersenyum melihat pada wajah ibu bapaknya sembari melambaikan tangan dan melangkah memasuki pintu pemeriksaan keberangkatan sebelum chek-in di bandara Soetta. Sebut saja Dia, nama gadis itu.

Seperti biasa kepergian dia hari itu ditemani ransel dan sandal jepit pinky nya. Jepit genit namanya. Satu koper yang berisi barang-barang pribadinya pun tak pernah absen kemanapun dia pergi. Seperti ekor yang tak pernah putus dari kepala.

Kepergiannya bukan tanpa sebab dan bahkan penuh keterpaksaan. Karena ikhlas pun bukan berarti tidak terpaksa. Hingga akhirnya angin terpaksa  membawanya berlari, berpetualang menjelajahi tanah harapan, pulau nun jauh diseberang sana.

**silahkan tunjukan tiket, petugas berbadan besar itu menanyakan tiket pesawat dia. *oh, iya ini.. dia memberikan tiketnya pada petugas tersebut. Setelah memeriksa tiketnya, petugas tersebut  mempersilahkan dia memasuki tempat chek-in. Kemudian dia langsung melapor dan menunggu keberangkatan diruang tunggu. (lebih…)

Read Full Post »